5 Cara Menjaga Kesehatan Mata Anak Menurut Ahli

Memerhatikan pertumbuhan anak merupakan tanggung jawab para orang tua. Salah satu hal yang harus diperhatikan ialah menjaga kesehatan mata anak karena penglihatan dan perkembangan visual mereka akan mengalami banyak perubahan sejak lahir.

Selain itu, penglihatan juga memiliki peran penting untuk perkembangan fisik, sosial, dan kognitif bagi setiap anak.

Dokter mata Johns Hopkins, Courtney Kraus membagikan beberapa tips kepada orang tua dalam menjaga kesehatan mata anak. Berikut adalah paparannya seperti dilansir Hopkins Medicine.

1. Latih visual anak

Anda dapat melatih visual anak sejak balita dengan warna dan pola kontras tinggi pada mainan dan barang-barang di rumah. Beri anak Anda waktu untuk fokus pada hal-hal di sekitarnya saat berada di lingkungan baru, dan dekati objek dari semua sudut agar anak Anda nyaman dengan bidang pandang yang lebih luas.

Bermainlah dengan anak seperti permainan ciluk ba. Ini dapat membantu merangsang koordinasi tangan dan mata untuk bayi dengan cara yang sama seperti permainan menangkap bola dengan balita atau anak usia sekolah.

2. Berikan nutrisi seimbang

Nutrisi seperti zinc, lutein, asam lemak omega-3, dan vitamin A, C, dan E diketahui bermanfaat bagi kesehatan mata.

  • Buah-buahan dengan vitamin C dan E, seperti jeruk, stroberi, dan mangga, dapat membantu memulihkan jaringan dan mencegah infeksi.
  • Asam lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan dapat mencegah mata kering dan mengurangi risiko katarak di masa depan.
  • Sayuran hijau yang mengandung Vitamin A seperti bayam dan kangkung dapat membantu melawan mata kering serta rabun senja.
  • Protein non-daging seperti telur dan kacang-kacangan juga membantu menyeimbangkan pola makan anak Anda.

3. Lindungi mata dengan kacamata yang sesuai

Studi terbaru menunjukkan bahwa 90 persen cedera mata anak dapat dicegah. Saat anak-anak menjadi lebih aktif, pastikan untuk membekali mereka dengan kacamata pelindung yang terbuat dari plastik anti pecah, yang disebut lensa polikarbonat.

Carilah kacamata yang telah diuji untuk memenuhi standar American Society of Testing and Materials (ASTM). Pastikan untuk memeriksa peralatan berbahaya di lokasi, baik dalam atau luar ruangan tempat anak Anda bermain.

4. Batasi penggunaan layar digital

Jauhkan layar setidaknya 45 cm dari mata, dan dorong anak Anda untuk mengikuti aturan 20-20-20, yaitu melihat ke atas dari layar setiap 20 menit dan melihat sesuatu setidaknya sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik

Meski penelitian telah menunjukkan bahwa cahaya biru dari perangkat digital tidak berbahaya bagi mata, jika ini dilakukan terus menerus tentunya dapat menyebabkan ketegangan mata, yakni suatu kondisi yang dapat menyebabkan penglihatan kabur atau mata kering, iritasi, serta masalah dengan fokus.

5. Perhatikan tanda-tanda bahaya

Anda mungkin dapat mendeteksi masalah penglihatan jika Anda melihat anak Anda mengalami masalah sebagai berikut:

  • Tidak tertarik pada objek yang jauh
  • Menyipitkan mata
  • Memiringkan kepala
  • Memegang benda sangat dekat dengan mata
  • Menggosok mata
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Koordinasi tangan-mata yang buruk

Sumber : cnbcindonesia.com

 

 

Artikel Lainnya